Masjid sentral Kemajuan Ummat Islam

Kemajuan Ummat Islam dimulai dari Masjid seperti diteladani oleh Rasulullah SAW ketika hijrah dari Mekkah ke Madinah, terlebih dahulu dibangun Masjid.  Beliau melaksanakan sholat  di masjid, berdakwah di masjid dan melaksanakan amalan sholihan di bidang ekonomi dan kemasyarakatan juga di masjid.

Masjid sebagai tempat beribadah ummat  Islam  memiliki fungsi  yang  beragam, baik untuk menjalankan ibadah ukhrawi maupun  ibadah duniawi. Masjid sebagai tempat  sholat, dikunjungi oleh ummat Islam minimal 5 kali setiap hari, dari sejak Subuh di pagi hari sampai Isya’ di malam hari. Pada setiap hari jum’at, ummat Islam berbondong-bondong mengunjungi masjid untuk melaksanakan sholat Jum’at. Dan ketika seorang muslim  meninggal dunia, jenazahnyapun di sholatkan di masjid. Begitu pula ketika akan menunaikan ibadah haji, keberangkatan seharusnya berawal pula dari masjid.

Fungsi masjid utama lainnya adalah masjid sebagai tempat untuk melakukan kegiatan pendidikan keagamaan, masjid sebagai tempat bermusyawarah kaum muslimin, masjid sebagai tempat konsultasi kaum muslimin, masjid sebagai tempat kegiatan remaja Islam, masjid sebagai tempat penyelenggaraan pernikahan, tempat pengelolaan Shodaqah, Infaq dan Zakat .   Pendek kata, Seyogyanyalah kehidupan ummat Islam selalu berawal dari masjid dan berakhir di masjid.

Jika masjid  dijadikan titik tolak dari semua perbuatan maanusia, maka Insya Allah manusia dapat mendapat taufiq dan hidayah dari Allah SWT, sebagaimana yang dijanjikan Allah dalam surat At Taubah ayat 18 yang berbunyi :

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat  petunjuk”.

Jadi, jangan  berharap akan memperoleh petunjuk, hidayah atau inayah, apabila kita tidak berbuat untuk memakmurkan msjid.  Memakmurkan masjid adalah suatu kebutuhan yang mutlak bagi setiap pribadi muslim agar diinya senantiasa dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha merubahnya atau berusaha mendapatkan petunjuk itu.

Oleh karena itu, jadikanlah masjid sebagai benteng aqidah ummat, hindari perpecahan dan perbedaan-perbedaan di antara pandangan dan  faham para jamaah atau pengurusnya. Islam itu satu, maka arahkan pandangan pada titik tuju yang satu sehingga benar-benar  terwujud konteks ummatan wahidah. Jadikan masjid sentral dari segala keperluan masyarakat, termasuk pembinaan generasi muda sebagai generasi penerus ummat Islam.  Dengan demikian akan tercipta  generasi yang sangat berguna bagi agama, nusa dan bangsa Indonesia.

6 responses

  1. […] masjid sebagai Sentral Kegiatan Ummat termasuk secaraa rutin musyawarah pengurus pembangunan pengembangan masjid Baitusslaam. Guna […]

  2. […] masjid sebagai Sentral Kegiatan Ummat termasuk secaraa rutin musyawarah panitia pembangunan pengembangan masjid Baitusslaam.  Guna […]

  3. […] masjid sebagai Sentral Kegiatan Ummat termasuk secaraa rutin musyawarah panitia pembangunan pengembangan masjid Baitusslaam. Guna […]

  4. […] masjid sebagai Sentral Kegiatan Ummat termasuk secaraa rutin musyawarah panitia pembangunan pengembangan masjid Baitusslaam. Guna […]

  5. […] masjid sebagai Sentral Kegiatan Ummat termasuk secaraa rutin musyawarah panitia pembangunan pengembangan masjid Baitusslaam. Guna […]

  6. […] masjid sebagai Sentral Kegiatan Ummat termasuk secaraa rutin musyawarah panitia pembangunan pengembangan masjid Baitusslaam. Guna […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: